Jika anda tanyakan kepada orang-orang yang pernah mengalami hal ini mungkin sabagian besar akan menyawab; kenapa pulsa saya berkurang tiga ribu rupiah? dan saya pernah merasa memesan NSP untuk HP Saya!. Pada saat pernyataan ini terlontar barulah masalahnya muncul.
Apakah ini kalimat jebakan, atau teknik marketing dari si “penjaja” NSP?. Bagi para pengguna HP yang tidak sabaran akan langsung menekan 5; nah NSP ini akan langsung aktif di HP nya, sepintas instruksi itu mengarahkan pengguna HP untuk menekan 5 tanpa menunggu apa informasi selanjutnya.
Alangkah arifnya bila kalimat tersebut di ganti menjadi “untuk mengaktifkan NSP ini silahkan tekan 5″ walau pun hanya membolak-balik kata namun maknanya menjadi berbeda, karena si pengguna HP punya waktu untuk berfikir dan dengan jelas maksud dari perintah tersebut.
Marilah kita mencoba cara-cara marketing yang lebih elegan, tanpa ada pihak-pihak yang merasa dirugikan.









