Catatan dari sebuah perbincangan
Negara ini bagai republik mimpi, di mana setiap orang bermimpi untuk menjadi penguasa dan paling berkuasa walaupun sebenarnya mereka tidak ada kuasa ketika sadar bahwa mereka tengah bermimpi, pendapat para pemimpi lebih baik dibawa ke para normal untuk di carikan jawaban seputar mimpi itu karena masyarakat kita sangat percaya dengan yang namanya mimpi. Pada kisah lain, orang paling mudah untuk merasa sakit hati dan tidak peduli.
Sakit hati ketika mereka tidak mendapat kesempatan sama dengan yang lain, sakit hati ketika keinginannya tidak terpenuhi, sakit hati ketika mereka di sentil dan banyak sakit hati yang lainnya. Kalaulah budaya ini yang kemudian berkembang di masyarakat kita; apa yang kemudian kita bisa lakukan? Karena semua orang akan merasa sakit hati terhadap sesuatuhal yang tidak jelas ujung dan pangkalnya sehingga gampang terprofokasi!
Alangkah naif nya, ketika seorang putri terbaik bangsa menjadi korban politik; seorang yang sangat pintar dan brilian yang dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007.
Pengakuan dan penghargaan ini paling tidak bisa menjadi motivasi bagi wanita-wanita indonesia lainnya, yang mampu menyelaraskan apa yang dipikirkan dengan apa yang diucapkan; mengutip pernyataan Dahlan Iskan “kalau lagi melihat cara dia mengemukakan pikiran, seolah-olah otak dan bibirnya berada di tempat yang sama”.
Memikirkan bagaimana menyelamatkan keuangan negara bukanlah suatu perkara yang mudah, namun wanita ini dapat melakukannya dengan baik, walau pun demikian, cercaan dan pandangan negatif dari orang-orang yang mungkin tidak dapat mengakui bahwa beliau memang seorang yang brilian juga berdatangan seperti brondongan peluru yang keluar dari senjata otomatis.
Tetaplah berjuang Bu, semoga apa yang telah di perbuat dengan segala daya upaya menjadi pemicu untuk bangsa ini menjadi bangsa yang mampu menghargai dan mampu berbuat yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Biodata Sri Mulyani









