<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alziqra Network &#187; Seni &amp; Budaya</title>
	<atom:link href="http://www.alziqra.net/category/budaya-daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alziqra.net</link>
	<description>education, relationship and network for all</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 May 2010 10:33:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tempodoeloe dan Budaya</title>
		<link>http://www.alziqra.net/2010/05/21/tempodoeloe-dan-budaya/</link>
		<comments>http://www.alziqra.net/2010/05/21/tempodoeloe-dan-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 06:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jeffri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alziqra.net/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[<p align="justify"><strong><a href="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2010/05/kantor-imigrasi-bagan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-442" title="kantor imigrasi bagan" src="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2010/05/kantor-imigrasi-bagan-228x300.jpg" alt="kantor imigrasi bagan" width="228" height="300" /></a>Budaya</strong> atau <strong>kebudayaan</strong> berasal dari  bahasa Sansekerta yaitu <em>buddhayah</em>, yang merupakan bentuk jamak  dari <em>buddhi</em> (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang  berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa Inggris</a>,  kebudayaan disebut <em>culture</em>, yang berasal dari kata <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Latin">Latin</a> <em>Colere</em>, yaitu  mengolah atau mengerjakan. Kata <em>culture</em> juga kadang  diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
<p align="justify">Kebudayaan Indonesia merupakan kultur  yang tiada  nilainya. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Menurut <strong>Andreas  Eppink</strong>, “kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai  sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan  struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala  pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu  masyarakat”. Menurut <strong>Selo Soemardjan </strong>dan <strong>Soelaiman  Soemardi</strong>, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan  cipta masyarakat.</p>
<p align="justify">Sebagai masyarakat Riau, tentu saja kita harus  mengetahui perkembangan budaya dari masa kemasa. Terutama dikalangan  pelajar. Tetapi dimanakah kita dapat mengintip hasanah Budaya Riau ini ?  <strong>Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean  Studies</strong> melalui situsnya di <a title="http://kitlv.pictura-dp.nl/" href="http://kitlv.pictura-dp.nl/" target="_blank">http://kitlv.pictura-dp.nl/</a> menyediakan kumpulan  jepretan photo budaya yang ada di Indonesia termasuk Riau. Situs yang  berbahasa Belanda ini sangat lengkap mengumpulkan photo-photo budaya  dinegara kita dari tahun 1800 sampai sekitar tahun 1930 <a href="http://www.alziqra.net/2010/05/21/tempodoeloe-dan-budaya/">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><strong><a href="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2010/05/kantor-imigrasi-bagan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-442" title="kantor imigrasi bagan" src="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2010/05/kantor-imigrasi-bagan-228x300.jpg" alt="kantor imigrasi bagan" width="228" height="300" /></a>Budaya</strong> atau <strong>kebudayaan</strong> berasal dari  bahasa Sansekerta yaitu <em>buddhayah</em>, yang merupakan bentuk jamak  dari <em>buddhi</em> (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang  berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa Inggris</a>,  kebudayaan disebut <em>culture</em>, yang berasal dari kata <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Latin">Latin</a> <em>Colere</em>, yaitu  mengolah atau mengerjakan. Kata <em>culture</em> juga kadang  diterjemahkan sebagai &#8220;kultur&#8221; dalam bahasa Indonesia.</p>
<p align="justify">Kebudayaan Indonesia merupakan kultur  yang tiada  nilainya. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Menurut <strong>Andreas  Eppink</strong>, “kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai  sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan  struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala  pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu  masyarakat”. Menurut <strong>Selo Soemardjan </strong>dan <strong>Soelaiman  Soemardi</strong>, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan  cipta masyarakat.</p>
<p align="justify">Sebagai masyarakat Riau, tentu saja kita harus  mengetahui perkembangan budaya dari masa kemasa. Terutama dikalangan  pelajar. Tetapi dimanakah kita dapat mengintip hasanah Budaya Riau ini ?  <strong>Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean  Studies</strong> melalui situsnya di <a title="http://kitlv.pictura-dp.nl/" href="http://kitlv.pictura-dp.nl/" target="_blank">http://kitlv.pictura-dp.nl/</a> menyediakan kumpulan  jepretan photo budaya yang ada di Indonesia termasuk Riau. Situs yang  berbahasa Belanda ini sangat lengkap mengumpulkan photo-photo budaya  dinegara kita dari tahun 1800 sampai sekitar tahun 1930 an.</p>
<p align="justify">Informasi Photo apa saja yang bisa dilihat ? Photo  yang tersedia mencakup budaya suku pedalaman di Riau, Rumah Adat, Mesjid  dan tempat ibadah lainnya, Istana dimasing-masing kabupaten, Raja dan  Sultan, dan masih banyak lagi.</p>
<p align="justify">Biar tidak penasaran, mari kita klik di <a title="kitlv.pictura-dp.nl" href="http://kitlv.pictura-dp.nl/" target="_blank">kitlv.pictura-dp.nl</a>. Kemudian klik Search (1)  kemudian klik Tab “Basic Search”, ketikkan “Riau” (2) lalu tekan Enter.</p>
<p align="justify"><img style="border: 0px none; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="kitlv" src="http://mading.smklabor.sch.id/wp-content/uploads/2010/05/kitlv.png" border="0" alt="kitlv" width="525" height="283" /></p>
<p>Kita akan disuguhi photo-photo yang diambil dari Riau, diantaranya  seperti dibawah ini :</p>
<p align="center"><img style="border: 0px none; display: inline;" title="Suasana Pasar di Indragiri Hulu" src="http://mading.smklabor.sch.id/wp-content/uploads/2010/05/KLV001051765.jpg" border="0" alt="Suasana Pasar di Indragiri  Hulu" width="252" height="190" /> <img style="border: 0px none; display: inline;" title="Pacu jalur di Taluk Kuantan" src="http://mading.smklabor.sch.id/wp-content/uploads/2010/05/KLV001051774.jpg" border="0" alt="Pacu jalur di  Taluk Kuantan" width="239" height="190" /> <img style="border: 0px none; display: inline;" title="Istana Siak jaman Dahulu" src="http://mading.smklabor.sch.id/wp-content/uploads/2010/05/KLV001079747.jpg" border="0" alt="Istana Siak  jaman Dahulu" width="260" height="190" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alziqra.net/2010/05/21/tempodoeloe-dan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Global Access &amp; Human Rights</title>
		<link>http://www.alziqra.net/2009/12/09/global-access-human-rights/</link>
		<comments>http://www.alziqra.net/2009/12/09/global-access-human-rights/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 02:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jeffri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[grafity]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[poster]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alziqra.net/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2009/12/lomba-hari-AIDS-2009-150x150.jpg" alt="Pelaksanaan lomba Poster dan Grafity hari AIDS 2009" title="Pelaksanaan lomba Poster dan Grafity hari AIDS 2009" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-243" /><div align="justify">Catatan dari peringatan Hari AIDS sedunia 1 Desember 2009 tingkat propinsi Riau
"akes untuk semua dan hak azazi" tema yang di usung dalam peringatan tahun 2009, penyelengaraan yang dilaksankan oleh KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) propinsi Riau, Forum LSM Peduli AIDS dan Dinas Kesehatan Propinsi Riau pada tanggal 5 Desember 2009 bertempat di halaman dinas kesehatan propinsi <a href="http://www.alziqra.net/2009/12/09/global-access-human-rights/">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Catatan dari peringatan Hari AIDS sedunia 1 Desember 2009 tingkat propinsi Riau</p>
<div align="justify">&#8220;akes untuk semua dan hak azazi&#8221; tema yang di usung dalam peringatan tahun 2009, penyelengaraan yang dilaksankan oleh KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) propinsi Riau, Forum LSM Peduli <a href="http://www.aidsindonesia.or.id/s_contents.php?id_language=2&#038;id_pages=43">AIDS</a> dan Dinas Kesehatan Propinsi Riau pada tanggal 5 Desember 2009 bertempat di halaman dinas kesehatan propinsi Riau.</p>
<p>Pada peringatan tersebut dilaksankan serangkaiaan kegiatan; lomba grafity, lomba poster dan lomba yelyel anti AIDS, peserta berasal dari SLTA dan SLTP sekota pekanbaru. Menurut Ketua Forum LSM Peduli AIDS Riau; Ismail Nasution dari yayasan Utama Pekanbaru, kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan bakat dan memberikan alternatif kegitan kepada para pelajar agar terhindar dari tindakan negatif serta memberikan pemahaman kepada pelajar tentang HIV/AIDS melalui kegiatan kreatif.</p>
<p>Loba Grafiti dan poster menganggat teman seputar pemahaman pelajar tentang HIV/AIDS dan penanggulangannya, dari 26 karya peserta terpilihlah 3 terbaik untuk lomba poster dan 3 tebaik untuk lomba grafity:</p></div>
<div id="attachment_229" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img src="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2009/12/juara-I-grafity.jpg" alt="SMAN 3 Pekanbaru" title="Terbaik I Grafity" width="640" height="480" class="size-full wp-image-229" /><p class="wp-caption-text">SMAN 3 Pekanbaru</p></div> 
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img src="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2009/12/juara-I-poster.jpg" alt="Harry Pahlawan SMAN 14 Pekanbaru" title="Terbaik I Poster" width="640" height="480" class="size-full wp-image-237" /><p class="wp-caption-text">Harry Pahlawan SMAN 14 Pekanbaru</p></div>
<p>Juri: Jeffri Hunter [Praktisi Design Komunikasi Visual], Effandi [Riau Pos], Taruji [Yayasan Utama]</p>
<img src="http://www.alziqra.net/wp-content/uploads/2009/12/spanduk.jpg" alt="spanduk tanda tanggan pernyataan sikap &quot;Perangi HIV/AID&quot;" title="spanduk tanda tanggan" width="640" height="480" class="size-full wp-image-263" />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alziqra.net/2009/12/09/global-access-human-rights/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OK.VIDEO Jakarta International Video Festival</title>
		<link>http://www.alziqra.net/2009/12/07/ok-video-jakarta-international-video-festival/</link>
		<comments>http://www.alziqra.net/2009/12/07/ok-video-jakarta-international-video-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 10:52:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jeffri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alziqra.net/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[<div align="justify">From the OK.VIDEO Jakarta International Video Festival 2007. This video was produced during the OK. Video Militia workshop in Pekanbaru, held at Labor Vocational School, which tries to develop vocational skills starting from the level of high school. The school has quite comprehensive audio-video facilities. What is also very interesting is that the school has developed the Labschool TV, a community television station focusing on the issue of education. Ten participants joined the week-long video workshop consisting of teachers, students, university students from the department of communication, and artists. 'Kaki" is a video on wastes and shoes, which represent the culture and characteristics of a <a href="http://www.alziqra.net/2009/12/07/ok-video-jakarta-international-video-festival/">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="alignleft size-full wp-image-77">
<div class="wpv_videoc">
<div class="wpv_titleauthor"></div>
<div class="wpv_video"><object data="http://www.youtube.com/v/t3Cp-wRdrPM" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/t3Cp-wRdrPM"></param></object></div>
</div>
</div>
<div align="justify">&#8220;From the OK.VIDEO Jakarta International Video Festival 2007. This video was produced during the OK. Video Militia workshop in Pekanbaru, held at Labor Vocational School, which tries to develop vocational skills starting from the level of high school. The school has quite comprehensive audio-video facilities. What is also very interesting is that the school has developed the Labschool TV, a community television station focusing on the issue of education. Ten participants joined the week-long video workshop consisting of teachers, students, university students from the department of communication, and artists. &#8216;Kaki&#8221; is a video on wastes and shoes, which represent the culture and characteristics of a person.</p>
<p>Setelah reformasi 1998 Provinsi Riau berubah menjadi dua wilayah yaitu Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau. Pekanbaru adalah ibu kota Provinsi Riau dengan etnis mayoritas adalah Minang, Melayu, dan Cina. Pada era otonomi daerah, wilayah ini berubah menjadi salah satu provinsi terkaya di Indonesia karena Riau adalah penghasil minyak mentah terbesar di Indonesia, menjadikan Pekanbaru sebagai kawasan pengembangan bisnis dan jasa terbesar di Sumatra saat ini. Salah satu cita-cita pemimpin kota ini adalah menjadikan Pekanbaru menjadi Kota Sejuta Ruko (rumah toko). Kota ini juga menjadi wilayah transit ke Malaysia dan Singapura bagi para pencari kerja. Selain itu dengan berkembangnya industri manufaktur dan perkebunan, keberadaan para pendatang dari Pulau Jawa dan beberapa daerah Sumatra menyebabkan kota di garis Khatulistiwa ini menjadi kota multietnis&#8221;.</p>
<p><a href="http://www.engagemedia.org/Members/okvideo/videos/steps-xvid.avi/view">Workshop OK. Video Militia</a> di Pekanbaru dilaksanakan di SMK Labor ––sekolah kejuruan yang mengembangkan keahlian profesi dari tingkat sekolah menengah. Sekolah ini mempunyai fasilitas audio-video yang cukup lengkap. Selain itu yang paling menarik adalah: SMK Labor Pekanbaru telah mengembangkan LABSCHOOL TV, sebuah stasiun televisi komunitas yang fokus pada masalah pendidikan. Workshop video selama satu minggu di sekolah ini diikuti oleh sepuluh partisipan yang terdiri atas guru, siswa, mahasiswa jurusan komunikasi, dan seniman.</p>
<p>Dalam waktu seminggu, peserta workshop menghasilkan tiga karya yang terdiri atas dua karya dengan tema lokal, yaitu Oplet, video dokumeter pendek tentang angkutan kota di Pekanbaru dan Suap, video mengenai sifat masyarakat Melayu yang suka disuapi dan selalu ingin dilayani, kemudian Kaki, sebuah video tentang sampah dan sepatu yang mewakili budaya dan karakter seseorang.</p></div>
<p>Participants: Ade Ferry M., Andri Wibowo, Hauza Syaukani, Ino UIN, <a href="http://facebook.com/jeffri.hunter">Jefri Hunter</a>, M. Effendi, Madun, Mhd. Thariq, Oki Helfiska, Shodiq Purnomo, T. Khairil Ahsyar, Ulis UIN<br />
Mentors: Hafiz &amp; Bagasworo Aryaningtyas &#8216;Chomenk&#8217;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alziqra.net/2009/12/07/ok-video-jakarta-international-video-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Silat Kayuara Siak, tradisi sebagi aset budaya.</title>
		<link>http://www.alziqra.net/2009/11/30/coba-pendidikan/</link>
		<comments>http://www.alziqra.net/2009/11/30/coba-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 02:02:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jeffri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[riau]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[silat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp-alziqra/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[<div align="justify">Kira – kira abad ke – 12 masehi, saat itu penyiaran Agama Islam sudah memasuki Semananjung Malaka, Aceh, Sumatra Timur, dan Riau, dll. Syahdan , yang berkuasa saat itu di KERAJAAN SIAK SRI INDRAPURA adalah SULTAN MAHMUD. Panglima atau hulubalang kerajan adalah dua orang pendekar sakti kakak beradik yaitu, PANGLIMA MEGAT SRI RAMA (kakak) beragama Hindu , dan PANGLIMA WAHAB (adik) beragama Islam . Konon Sultan Mahmud (Islam) ,semasa hayatnya adalah seorang Raja yang sakti, beliau sangat disegani oleh seluruh rakyatnya dan ditakuti oleh musuh-musuhnya . Raja ini kebal terhadap semua senjata tajam apabila kakinya menginjak tanah . Beliau dapat berjalan diatas sungai/laut, dan kendaraanya adalah seekor Harimau . Sampai sekarang ini , orang-orang Siak Sri Indrapura menyebut mahluk itu adalah “Harimau Tengkes ” <a href="http://www.alziqra.net/2009/11/30/coba-pendidikan/">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wpv_videoc">
<div class="wpv_titleauthor"></div>
<div class="wpv_video"><object data="http://www.youtube.com/v/7S6S3lkvDZo" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/7S6S3lkvDZo"></param></object></div>
</div>
<p></p>
<div align="justify">Kira – kira abad ke – 12 masehi, saat itu penyiaran Agama Islam sudah memasuki Semananjung Malaka, Aceh, Sumatra Timur, dan Riau, dll. Syahdan , yang berkuasa saat itu di KERAJAAN SIAK SRI INDRAPURA adalah SULTAN MAHMUD. Panglima atau hulubalang kerajan adalah dua orang pendekar sakti kakak beradik yaitu, PANGLIMA MEGAT SRI RAMA (kakak) beragama Hindu , dan PANGLIMA WAHAB (adik) beragama Islam . Konon Sultan Mahmud (Islam) ,semasa hayatnya adalah seorang Raja yang sakti, beliau sangat disegani oleh seluruh rakyatnya dan ditakuti oleh musuh-musuhnya . Raja ini kebal terhadap semua senjata tajam apabila kakinya menginjak tanah . Beliau dapat berjalan diatas sungai/laut, dan kendaraanya adalah seekor Harimau . Sampai sekarang ini , orang-orang Siak Sri Indrapura menyebut mahluk itu adalah “Harimau Tengkes ” [sumber BIOGRAPHI PERGURUAN PENCAK SILAT MUTIARA PANCA RASA]. </p>
<p>Cerita di atas adalah sepenggal kisah tentang silat di negeri Siak, desa Sungai Kayu Ara terletak di kecamatan Sunagai Apit Kabupaten Siak propinsi Riau,  banyak tradisi dan hasanah budaya yang berkembang di Siak yang kemudian dalam pengamatan saya mulai berangsur-angsur hilang, silat tidak hanya sebagai sebuah ilmu beladiri tapi lebih kepada kemampuan pesilatnya untuk membela dan mempertahankan hargadiri serta kewibawaannya.</p>
<p>Saat ini tradisi silat lebih sering di tampilkan pada upacara adat pernikahan dan penyambutan tamu, perkembangan dan penyebarannya silat pun sudah mulai terhenti, sudah jarang ditemui anak muda yang memainkanya. Anak-anak indonesia pun lebih menyenangi karate dan taekwondo dari pada silat.
</p></div>
<div class="wpv_videoc">
<div class="wpv_titleauthor"></div>
<div class="wpv_video"><object data="http://www.youtube.com/v/jsX3226fEn8" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/jsX3226fEn8"></param></object></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alziqra.net/2009/11/30/coba-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
