Sebagian orang beranggapan bahwa belajar adalah semata-mata mengumpulkan atau menghafalkan fakta-fakta yang tersaji dalam bentuk informasi/materi pelajaran. Orang yang beranggapan demikian biasanya akan segera merasa bangga ketika anak-anaknya telah mampu menyebutkan kembali secara lisan (verbal) sebagian besar informasi yang terdapat dalam buku teks atau yang diajarkan oleh guru.
Semua yang terkait dengan belajar dan mengajar tidak terlepas dari satu hal yang disebut dengan perencanaan pemelajaran, Wiliam H. Newman dalam bukunya Administrative Action Techniques of Organization and Management: mengemungkakan bahwa “Perencanaan adalah menentukan apa yang akan dilakukan. Perencanaan mengandung rangkaian-rangkaian putusan yang luas dan penjelasan-penjelasan dari tujuan, penentuan kebijakan, penentuan program, menentukan metode-metode dan prosedur tertentu dan penentuan kegiatan berdasarkan jadwal Continue reading
Banyak hal yang dapat di perbincangkan ketika kita menilik komponen Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang ada di lingkungan satuan pendidikan, salah satunya adalah tentang pembelajaran pengayaan. Banyak pendapat yang mendefinisikan tentang pembelajaran pengayaan namun pada kesempatan ini saya mencoba untuk berbagi tetang yang saya pahami tentang pembelajaran pengayaan.
Standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Peraturan Pemerintah nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menetapkan 8 standar yang harus dipenuhi dalam melaksanakan pendidikan. Kedelapan standar dimaksud meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian Continue reading